Kerajinan kain perca untuk pemula paling mudah dimulai dari proyek yang memakai potongan kecil dan jahitan lurus, seperti coaster, sarung bantal, atau hiasan gantungan. Kamu tidak perlu mesin jahit mahal atau pola rumit. Cukup pisahkan perca berdasarkan ukuran, siapkan gunting dan jarum, lalu pilih proyek yang sesuai sisa waktu.
Sebelum mulai, kelompokkan perca menjadi tiga tumpukan: potongan di bawah 10 cm, potongan 10 sampai 30 cm, dan sisa kain besar. Pemilahan ini menghemat waktu karena tiap proyek di bawah punya kebutuhan ukuran yang berbeda.
1. Coaster atau tatakan gelas dari perca kotak
Potong perca menjadi kotak 12 x 12 cm sebanyak dua lembar per coaster. Letakkan sisi kanan berhadapan, jahit keliling dengan jarak 1 cm dari tepi, sisakan lubang 4 cm untuk membalik. Balik melalui lubang, setrika, lalu jahit tindas 3 mm dari tepi untuk menutup lubang.
Pilih kain katun karena mudah disetrika dan tidak melar. Hindari kain satin untuk proyek pertama karena tepinya mudah terurai dan licin saat dijahit.
2. Sarung bantal patchwork sederhana
Gabungkan perca persegi 15 x 15 cm menjadi panel berukuran 45 x 45 cm. Jahit panel dengan jarak 1 cm, setrika setiap sambungan sebelum menambah baris berikutnya agar hasilnya tidak bergelombang. Setelah panel selesai, jahit menjadi sarung bantal dengan bukaan di belakang.
Untuk urutan jahit yang rapi, pelajari dulu cara menjahit lurus dan menyelesaikan tepi kain di panduan menjahit lengan baju, karena prinsip menyatukan dua potongan kain di sana berlaku sama.
3. Kantung serut untuk penyimpanan
Potong dua lembar kain ukuran 20 x 30 cm. Jahit sisi kiri, kanan, dan bawah, lalu lipat bagian atas 3 cm dan jahit untuk membuat lorong tali. Masukkan tali katun atau pita melalui lorong dengan bantuan peniti besar. Kantung ini cocok untuk menyimpan jarum, benang, atau alat jahit kecil.
4. Hiasan gantungan kunci dari perca kecil
Sisa kain ukuran 5 x 5 cm masih bisa dipakai. Jahit dua lembar perca dengan sisi kanan berhadapan, balik, lalu isi sedikit dakron. Tambahkan ring gantungan di salah satu sudut sebelum menjahit penuh. Untuk variasi bentuk, gunakan pola hati atau bintang dari kertas sebagai cetakan.
5. Alas setrika dari perca tebal
Susun lima sampai enam lapis perca berukuran 40 x 50 cm, sematkan, lalu jahit garis lurus berselang 5 cm agar lapisan tidak bergeser. Tambahkan lapisan kain katun di bagian atas sebagai penutup. Alas ini membantu melindungi meja saat menyetrika dan memakai perca yang terlalu kecil untuk proyek lain.
6. Taplak meja dari blok perca
Blok perca berukuran 20 x 20 cm disusun menjadi taplak meja sesuai ukuran meja. Untuk panduan menyusun blok dan menyelesaikan tepi taplak, langkahnya dibahas di cara menjahit kain perca jadi taplak meja. Pilih warna senada agar tampilan tidak terlalu ramai bila kain yang kamu punya berasal dari sisa proyek berbeda.
7. Bantal jarum dari kain flanel dan perca
Potong dua lembar kain flanel 10 x 10 cm, jahit tiga sisi, isi dengan dakron padat, lalu tutup sisi terakhir. Bantal jarum yang padat memudahkan menusukkan jarum payung. Tambahkan pita kecil di sudut bila ingin digantung di dekat mesin jahit.
8. Sarung botol air dari perca jeans
Kain jeans bekas punya ketebalan yang cocok untuk sarung botol. Ukur keliling botol, tambahkan 2 cm untuk kampuh, lalu potong kain dengan tinggi botol ditambah 4 cm. Jahit sisi samping, buat alas bulat di bagian bawah, dan tambahkan tali selempang dari sisa kain yang dilipat.
Untuk proyek yang memakai kain lebih tebal, bandingkan dulu karakter bahannya di perbandingan kain untuk tas rajut agar kamu tahu mana kain yang kuat menahan beban dan mana yang lebih lentur.
9. Hiasan dinding dari potongan kain berbentuk daun
Gunting perca menjadi bentuk daun dengan ukuran bervariasi. Tempelkan pada kain dasar dengan jahitan jelujur atau lem kain, lalu susun membentuk cabang. Setelah selesai, pasang kain dasar pada bingkai kayu atau kayu dowel. Proyek ini cocok untuk perca bermotif karena tiap potongan menampilkan pola berbeda.
Alat dan bahan yang sebaiknya disiapkan
- Gunting kain dan gunting kertas, dipisah agar mata gunting kain tetap tajam.
- Jarum jahit tangan ukuran sedang dan benang serbaguna.
- Semat peniti atau klip kain untuk menahan lapisan.
- Setrika dan papan setrika untuk merapikan sambungan.
- Penggaris dan kapur jahit untuk menandai garis potong.
- Dakron atau kain perca kecil sebagai isian.
Urutan praktis saat mulai dari nol
- Cuci dan setrika semua perca agar ukurannya stabil sebelum dipotong.
- Pisahkan berdasarkan ukuran dan jenis kain: katun, jeans, flanel.
- Mulai dari proyek nomor 1 atau 4 yang hanya butuh satu jam.
- Catat ukuran pola yang berhasil agar bisa diulang untuk proyek berikutnya.
- Simpan sisa potongan terkecil dalam wadah khusus untuk isian bantal atau hiasan.
Bila ingin membuat proyek yang memakai kain bermotif sebagai properti, misalnya untuk pertunjukan kecil di acara keluarga, ide memakai kain sebagai alat peraga bisa dilihat di trik sulap pakai sapu tangan. Kain perca bermotif cerah juga sering dipakai sebagai pelengkap dekorasi meja saat acara berkumpul.
Untuk proyek yang lebih besar dan bernilai jual, sisa jahitan bisa diolah menjadi produk yang lebih terstruktur. Panduan memilih produk dan menghitung bahan ada di kerajinan kain perca yang bisa dijual, yang membahas cara menentukan harga berdasarkan waktu dan bahan.
Jika kamu mulai beralih ke sulam untuk menghias permukaan kain perca, sesuaikan jenis benang dengan ketebalan kain. Perbandingan jenis benang untuk sulam pemula bisa dibaca di perbandingan benang sulam untuk pemula, dan pilihan kain dasarnya di perbandingan kain untuk sulam.
Mulai dari satu proyek kecil, selesaikan sampai jadi, lalu ulangi dengan variasi warna atau ukuran. Pola yang sama bisa menghasilkan barang berbeda hanya dengan mengganti kombinasi perca. Simpan catatan ukuran dan jenis kain yang paling nyaman dipakai agar proyek berikutnya lebih cepat dikerjakan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah kain perca perlu dicuci sebelum dipakai?
Ya, terutama bila kain berasal dari pakaian bekas. Mencuci menghilangkan sisa kanji dan membuat serat kain menyusut sebelum dipotong, sehingga ukuran akhir proyek tidak berubah setelah jadi.
Berapa ukuran perca terkecil yang masih bisa dipakai?
Potongan sekitar 5 x 5 cm masih berguna untuk hiasan gantungan, bantal jarum, atau isian. Potongan lebih kecil dari itu sebaiknya dikumpulkan sebagai bahan pengisi daripada dipaksakan menjadi bagian permukaan.
Bisakah proyek kain perca dikerjakan tanpa mesin jahit?
Bisa. Jahitan tikam balik dan jahitan jelujur cukup kuat untuk coaster, kantung serut, dan hiasan dinding. Mesin jahit mempercepat pengerjaan pada proyek besar seperti taplak meja atau sarung bantal.