Skip to content

Naturalstitches

Menjahit, merajut, sulam, kerajinan kain

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat dan Ketentuan
  • Home
  • DIY
  • Cara Menjahit Lengan Baju: Panduan Langkah demi Langkah
Tangan menjahit lengan baju dengan mesin jahit di meja kayu

Cara Menjahit Lengan Baju: Panduan Langkah demi Langkah

Posted on Oktober 21, 2026 By Redaksi
DIY

Menjahit lengan baju menuntut ketelitian pada lengkung kerung dan kerapian jahitan. Prosesnya terbagi menjadi persiapan, pemasangan, dan penyelesaian. Panduan ini cocok untuk kamu yang sudah bisa menjahit lurus dan ingin beralih ke potongan berlengan.

Alat dan bahan yang perlu disiapkan

Siapkan semua alat sebelum menyentuh mesin jahit. Mesin mahal tidak diperlukan; yang penting jarum dan benang sesuai kain.

  • Pola lengan baju yang sudah disesuaikan dengan ukuran badan.
  • Kain untuk badan dan lengan (bisa satu jenis atau kombinasi).
  • Gunting kain, gunting kertas, dan kapur jahit.
  • Jarum mesin jahit ukuran 70/10 atau 80/12 untuk kain ringan hingga sedang. Untuk kain tebal, gunakan jarum 90/14 atau 100/16. Panduan lengkapnya ada di jenis jarum mesin jahit dan fungsinya.
  • Benang jahit sesuai warna kain.
  • Pinset atau jarum pentul.
  • Mesin jahit dengan setikan lurus dan zig-zag.
  • Setrika dan papan setrika.

Memahami pola dan ukuran lengan

Pola lengan baju terdiri dari bagian atas yang melengkung (kerung lengan) dan bagian bawah yang lurus. Lingkar kerung lengan pada pola lengan harus sama atau sedikit lebih besar dari lingkar lubang lengan badan. Jika ukurannya tidak pas, lengan akan mengkerut atau menarik kain badan.

Ukur lingkar lubang lengan pada pola badan (dari bahu ke ketiak dan kembali ke bahu). Lalu ukur lingkar kerung lengan pada pola lengan. Selisihnya sebaiknya tidak lebih dari 2 cm. Jika lebih, kamu perlu menyesuaikan pola dengan menambah atau mengurangi bagian kerung.

Untuk pemula, pilih pola lengan sederhana seperti lengan pendek atau lengan balon tanpa lipatan. Hindari lengan lonceng atau lengan dengan banyak kerutan karena tingkat kesulitannya lebih tinggi.

Langkah menjahit lengan baju

Ikuti urutan berikut agar hasilnya rapi dan tidak perlu banyak membongkar jahitan.

1. Potong kain sesuai pola

Letakkan pola di atas kain yang sudah dilipat dua, sisi kanan menghadap ke dalam. Sematkan dengan jarum pentul. Potong mengikuti garis pola dengan gunting kain yang tajam. Jangan lupa menambahkan kampuh jahitan sekitar 1,5 cm di sekeliling pola, kecuali pada bagian yang sudah ditandai.

2. Pindahkan tanda pola

Tandai titik-titik penting seperti tengah lengan, garis lipatan, dan titik pertemuan dengan lubang lengan. Gunakan kapur jahit atau rader. Tanda ini akan membantumu menempatkan lengan dengan benar.

3. Jahit bagian bawah lengan (opsional)

Jika lengan memiliki bukaan pergelangan atau manset, jahit bagian tersebut terlebih dahulu sebelum memasang lengan ke badan. Untuk lengan pendek tanpa manset, kamu bisa menyelesaikan tepi bawah dengan setikan zig-zag atau lipatan sempit.

4. Sematkan lengan ke lubang lengan

Balikkan badan baju sehingga sisi kanan menghadap keluar. Letakkan lengan di atas lubang lengan dengan sisi kanan lengan menghadap sisi kanan badan. Sematkan mulai dari titik tengah lengan (biasanya ditandai) ke titik tengah lubang lengan (biasanya di jahitan bahu). Lanjutkan menyematkan ke arah depan dan belakang.

Pastikan kerung lengan yang melengkung masuk dengan rata. Jika ada kerutan kecil, distribusikan secara merata. Jangan menarik kain saat menyematkan karena akan membuat lengan melintir.

5. Jahit dengan mesin

Jahit sepanjang kerung lengan dengan setikan lurus, mulai dari titik tengah. Gunakan jarak setikan 2,5 mm. Saat menjahit, angkat sedikit kain di bagian lengkung agar tidak bergelombang. Jangan lupa backstitch di awal dan akhir jahitan.

Jika mesinmu memiliki fitur differential feed, aktifkan untuk mencegah kain melar. Untuk kain rajutan, gunakan setikan zig-zag atau overlock.

6. Periksa hasil jahitan

Balik badan baju dan periksa apakah lengan sudah simetris. Coba pasang di badan atau boneka jahit. Jika ada bagian yang mengkerut atau menarik, lepas jahitan di area tersebut dan jahit ulang. Sedikit membongkar lebih baik daripada hasil akhir yang tidak nyaman dipakai.

7. Rapikan kampuh

Setelah yakin hasilnya pas, rapikan kampuh jahitan dengan setikan zig-zag atau gunting pinggirnya. Tekan kampuh ke arah badan baju menggunakan setrika. Ini akan membuat jahitan lebih rapi dan tidak menggembung.

Tips agar lengan baju rapi

  • Gunakan jarum baru yang sesuai jenis kain. Jarum tumpul membuat kain berlubang.
  • Setrika setiap jahitan sebelum lanjut ke langkah berikutnya.
  • Jahit perlahan di bagian lengkung; jangan menarik kain.
  • Untuk kain yang mudah melar, gunakan kain pelapis (interfacing) tipis di bagian kerung lengan.
  • Latihan pada kain perca sebelum menjahit kain utama. Sisa kain bisa dimanfaatkan untuk proyek lain seperti kerajinan kain perca yang bisa dijual.

Masalah umum dan solusinya

Beberapa masalah sering muncul saat menjahit lengan baju. Berikut cara mengatasinya.

  • Lengan mengkerut di bagian atas: kerung lengan terlalu besar. Kecilkan dengan melipat sedikit kain di bagian tengah atau sesuaikan pola.
  • Lengan melintir: tanda pola tidak sejajar. Lepas jahitan dan sematkan ulang dengan memperhatikan titik tengah.
  • Jahitan bergelombang: tarikan benang terlalu kencang atau jarum terlalu besar. Kurangi tegangan benang dan ganti jarum yang lebih kecil.
  • Kain melar saat dijahit: gunakan setikan zig-zag atau pasang kain pelapis.

Untuk referensi tambahan, kamu bisa melihat panduan memilih kain untuk sulam jika ingin membuat lengan dengan hiasan bordir, atau membandingkan jenis benang sulam untuk pemula jika berencana menambahkan sulaman pada lengan.

Menjahit lengan baju butuh latihan. Dengan mengikuti urutan di atas dan memeriksa hasil di setiap langkah, kamu akan mendapatkan hasil yang rapi. Mulailah dari pola sederhana dan tingkatkan tingkat kesulitan setelah terbiasa.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah harus menggunakan mesin jahit untuk menjahit lengan baju?

Tidak wajib. Lengan baju bisa dijahit dengan tangan menggunakan setikan tikam jejak atau setikan balik. Namun, mesin jahit memberikan hasil yang lebih kuat dan cepat, terutama untuk kain yang sering dipakai.

Bagaimana cara mengukur lingkar lengan yang benar?

Ukur lingkar lubang lengan pada pola badan, lalu ukur lingkar kerung lengan pada pola lengan. Selisih keduanya sebaiknya tidak lebih dari 2 cm. Jika lebih, sesuaikan pola dengan mengurangi atau menambah bagian kerung.

Kain apa yang cocok untuk pemula yang ingin menjahit lengan baju?

Pilih kain yang tidak terlalu melar dan tidak licin, seperti katun atau blacu. Kain ini mudah diatur dan tidak mudah bergeser saat dijahit. Hindari kain sutra atau satin yang licin untuk latihan pertama.

Jika kamu ingin memperdalam keterampilan menjahit, coba pelajari teknik lain seperti membuat tas rajut atau sulam. Untuk inspirasi kreatif, kunjungi rute ziarah makam seniman di Paris yang bisa memicu ide motif dan warna. Sementara itu, jika kamu suka trik visual, ada perbandingan trik sulap pakai gelas plastik yang bisa jadi hiburan ringan di sela menjahit.

Tags: lengan baju menjahit pemula pola teknik jahit

Navigasi pos

❮ Previous Post: Perbandingan 3 Jenis Benang Sulam untuk Pemula

Recent Posts

  • Cara Menjahit Lengan Baju: Panduan Langkah demi Langkah
  • Perbandingan 3 Jenis Benang Sulam untuk Pemula
  • Memilih Kain untuk Sulam: Perbandingan Tiga Pilihan
  • 7 Kerajinan Kain Perca yang Bisa Dijual, Mulai dari Sisa Jahitan
  • Jenis Kain untuk Tas Rajut: Perbandingan Tiga Pilihan

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Oktober 2026

Categories

  • DIY
  • Hobi
  • Kerajinan Tangan
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat dan Ketentuan

Copyright © 2026 Naturalstitches.

Theme: Oceanly by ScriptsTown